500 Juta Dolar Untuk Memasarkan Moto X

0
96

Google tampaknya akan habis-habiskan mendukung Moto X, handset unggulan pertama yang dirilis oleh Motorola Mobility sejak perusahaan tersebut diakuisisi sang raksasa web setahun yang lalu.

Google diharapkan untuk memberi dukungan finansial sekitar 500 juta dolar untuk memasarkan ponsel yang telah ditunggu-tunggu itu di Amerika dan luar negeri, seperti yang dipaparkan oleh kalangan yang mengerti mengenai masalah ini kepada The Wall Street Journal. Perangkat tersebut diharapkan untuk tersedia di AT&T, Sprint, T-Mobile, dan Verizon Wireless musim gugur ini, ungkap sumber tersebut kepada Journal.

Loading...

Dengan penekanan terhadap kenyamanan pelanggan dan kustomisasi, Motorola dikabarkan telah mengambil langkah-langkah untuk membatasi “bloatware,” aplikasi dan layanan pra-instal pada handset oleh operator yang seringkali tidak berguna dan sulit untuk dihapus tanpa melakukan proses rooting pada perangkat tersebut. Pelanggan akan dapat memilih warna untuk bagian belakang perangkat dan kemudian menghias atau mengukir nama atau pesan di cover belakangnya, lapor ABC News awal bulan ini.

Di balik kemitraan yang solid dengan Verizon, Motorola telah berjuang untuk memasarkan smartphone Android-nya. Dengan dukungan Google, Moto X mewakili kesempatan terbaik Motorola dalam beberapa tahun ini untuk membuat terobosan melawan Apple dan Samsung.

Setelah rumor dan spekulasi selama berbulan-bulan, halaman sign-up untuk Moto X telah aktif awal bulan ini, menawarkan akses untuk informasi produk dan berbagai penawaran promo bagi para penggunanya. Halaman tersebut, yang menyebut Moto X sebagai “smartphone pertama yang dirancang, direkayasa dan dirakit di Amerika Serikat,” menjanjikan bahwa handset tersebut “coming soon.”

Motorola mengatakan mereka mengharapkan untuk memiliki lebih dari 2.000 karyawan baru di fasilitas Fort Worth, Texas, untuk mengerjakan ponsel tersebut. Lokasi domestik itu akan memungkinkan ponsel akan tiba di tangan pemesan dalam hitungan hari sejak mereka memesan, menurut ABC News.

Sementara itu juru bicara Motorola masih enggan berkomentar mengenai semua laporan ini.

 

Sumber: news.cnet.com

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here