CEO Microsoft, Steve Ballmer Mengundurkan Diri

0
66
No ratings yet.

Pada hari Jumat lalu, Steve Ballmer yang merupakan CEO Microsoft mengumumkan bahwa ia akan mundur jdari jabatannya sebagai CEO dalam waktu 12 bulan ke depan. Eksekutif yang telah lama bergabung bersama Microsoft ini telah melihat peluncuran dan perkembangan berbagai sistem operasi, software dan berbagai produk lainnya selama ini, namun kepada ZDNet, ia menyatakan penyesalannya untuk peluncuran satu produk secara khusus: Windows Vista.

“Aku harus mengatakan bahwa penyesalanku yang paling dalam adalah, yang akan kukatakan, yaitu dengan diluncurkannya Vista. Kukatakan bahwa hal itulah yang paling kusesali. Dan, Anda tahu, ada efek sampingnya ketika kita menciptakan sebuah tim besar untuk mengerjakan sesuatu yang ternyata akhirnya terbukti tidak ada gunanya.”

Loading...

Tidak heran Ballmer sangat menyesali kegagalan Vista, karena sistem operasi tersebut menuai sangat banyak kritik saat peluncurannya untuk banyak alasan. Mulai dari persyaratan sistem yang sangat tinggi hingga tidak semua orang, bahkan dengan PC baru, yang mampu mengakses seluruh fitur milik OS tersebut, masalah kompatibilitas dengan berbagai hardware pra-Vista, hingga User Account Control yang menimbulkan terlalu banyak kerepotan dalam men-setting-nya, hinggga membuat banyak pengguna akhirnya menonaktifkan keseluruhan fitur itu.

Windows 7, yang juga dirilis di pada masa kepemimpinan Ballmer, memperbaiki sangat banyak kesalahan Vista dan membuatnya menjadi sistem operasi tersukses milik Microsoft. Saat ini Vista menduduki pangsa pasar 4%, dengan sebagian besar penggunanya dengan gembira melakukan upgrade ke Windows 7 segera setelah perilisannya.

Bukan Windows 7 yang paling dibanggakan oleh Ballmer, tetapi dampak Microsoft terhadap kehidupan masyarakat selama masa karyanya dalam perusahaan tersebut. Ia menyoroti menjadi bagian penting dari “kelahiran komputasi personal cerdas” selama tahun ’80-an dan ’90-an, dan ia masih belum yakin ke mana bab berikutnya dalam hidupnya ini akan menuntunnya.

BACA JUGA  Ubisoft Produksi 3 Game Assassin's Creed

 

Sumber: techspot.com

Please rate this

SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here