8 Game Yang Batal Rilis, No. 4 Sayang Banget Deh

0
696

Tidak semua game yang sudah dipromosikan seperti di event game akan berakhir manis. Ada yang akhirnya tidak laku di pasaran, ada juga yang malah pada akhirnya tidak dirilis alias dibatalkan. Padahal ada juga yang sudah dinantikan oleh para gamers. Nah berikut ini 8 game yang batal rilis, apa saja dan apa alasannya? Yuk kita simak.

8. Chrono Break

Siapa yang tidak mengenal Chrono Trigger dan Chrono Cross besutan Square Enix? Ya, game RPG legendaris tersebut merupakan game yang menjadi andalan dari Square Enix sehingga tidak heran ada usaha untuk melanjutkan kisahnya yang akan disebut Chrono Break. Namun sayangnya, Chrono Break malah menjadi salah satu game yang batal rilis. Padahal game sebelumnya, yakni Chrono Trigger, mendapatkan respon pembelian yang luar biasa di Nintendo DS.

Loading...

7. Earthbound 64

Di posisi ketujuh ada Earthbound 64. Salah satu game yang batal rilis ini adalah sebuah game berbasis RPD 3 Dimensi yang konon dipersiapkan untuk konsol Nintendo. Namun, sayangnya, karena pengembangan yang terkesan lambat, game ini dibatalkan oleh pengembangnya. Dan kemudian game Earthbound Beginnings yang malah dirilis.

6. Mega Man Legends 3

Mega Man, siapa sih yang tidak kenal dengan karakter robot bertangan senapan ini? Game yang sudah dikenal sejak era 8 bit ini sudah mencapai seri Legends nya yang kedua, dan sangat disayangkan sekali jika Mega Man Legends 3 adalah salah satu game yang batal rilis. Game yang dikembangkan oleh Capcom ini batal karena ditinggalkan oleh kepala project mereka yakni Keiji Inafune. Namun Keiji pada akhirnya malah merilsi Red Ash: The Incredible Legend sebagai karyanya.

5. Prey 2

Di posisi kelima ada sebuah game sekuel berjudul Prey. Alasan game yang batal rilis ini sebenarnya sudah tercium dari para gamer. Pasalnya, meskipun game pertama Prey dengan genre crime ini banyak diminati, namun memiliki waktu pengembangan yang sangat lama. Tak heran jika Prey 2 juga pada akhirnya batal. Dugaan sementara, game dari pengembang Bethesda dan Human Head Studios ini terallu sibuk mengurus game-game besar lainnya.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here