Profil Band Discus

0
820

Dengan diterimanya musik Discus untuk dirilis oleh sebuah label progressive Italia maka menjadi sah jika Discus disebut sebagai group musik Progressive, karena karakter musiknya yang memang beraliran “progressive”. Namun dirilisnya album yang sama oleh sebuah label jazz di tanah air belakangan, enam tahun setelah rilisnya album tersebut disebut sebagai sebuah album JAZZ yang sangat penting oleh Denny Sakrie di majalah Rolling Stone, menunjukkan bahwa band Discus tidaklah terikat pada pembatasan apapun didalam mengolah musiknya sehingga jadi sesuatu yang original sehingga memang sulit dikotakkan. Namun dilain sisi, bukankah hal itu sendiri adalah “progressive”?

Yang khusus dari band DISCUS ialah resistensinya untuk sejauh mungkin menjaga intensitas dari perpaduan pola-pola komposisi yang unik dan juga inovatif, ketimbang duplikatif. Sebuah penjelajahan ke dalam “percampuran” dari berbagai elemen seperti jazz, rock, klasik, pop, kontemporer/eksperimental maupun tradisional ke dalam musiknya. Apabila ingin diberi identitas, aliran ini boleh saja disebut progressive dengan ciri yang begitu spesifik atau original. Yang pada akhirnya –DISCUS ini sebagai grup asal Indonesia, meraih sukses secara internasional dengan diterimanya Discus oleh komunitas musik Progressive dunia, baik audio recordingnya (album) maupun penampilan-penampilan panggungnya yang memang sanggup menghipnotis para fans progressive di dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here